Seberapa tua kah bumi ini? Dan sampai kapankah bumi kita ini akan bertahan?
Sebuah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab, tetapi merupakan sebuah peringatan besar bagi kita.
Banyak sekali bencana yang terus terjadi di dunia ini, bencan alam terus terjadi di belahan bumi mana pun. Banjir, longsor, kebakaran hutan, gunung meletus, pemanasan iklim, dan sebagainya. Sebuah keyakinan bahwa sebenarnya bencana itu semua tidak akan terjadi apabila tidak ada penyebabnya. Lantas apakah sebenarnya yang telah terjadi?
Ya. Sebenarnya sebuah pemikiran secara nalar menggunakan akal sehat pun sudah dapat menjawabnya. Bahwa bencana itu semua terjadi karena tangan-tangan jahil manusialah penyebabnya. Lingkungan sekitar berantakan. Penebangan liar demi mencari keuntungan dilakukan dimana-mana, pembakaran hutan secar besar-besaran hanya untuk membuka lahan baru, pengeboran untuk tambang yang terus dilakukan tanpa batas, pencemaran hasil limbah industri yang tidak pernah dipedulikan.
Semua orang hanya memikirkan ego belaka tanpa mempedulikan lingkungan sekitar. Bumi terasa lebih tua. Dan wajar apabila bencana terus terjadi dimana-mana.
Kini kitalah yang menanggung semuanya. Setelah bencana terjadi, banjir besar melanda, pemanasan global semakin menggila, apakah yang harus kita? Selain kita pula yang harus mempertanggungjawabkannya dan kitalah yang harus menyelamatkan bumi ini segera.
Hutan telah gundul kita harus reboisasikan itu secepatnya, agar fungsi hutan yang sebenarnya untuk menyerap air dapat berfungsi normal kembali. Kurangi penggalian dan pertambangan secara terus menerus, cegah pendangkalan sungai. Itu semua memang langkah yang tepat untuk menyelamatkan bumi ini. Tapi tak salah pula apabila kita memulai penyelamatan bumi ini dari hal yang kecil tanpa basa-basi. Seperti membuang sampah pada tempatnya, melakukam daur ulang pada bahan organic, mengurangi penggunaan bahan-bahan produksi dari alam seperti kertas, menanam tanaman, dan sebagainya.
Dan itu semua harus kita lakukan dari diri kita sendiri.
Jangan sampai termakan oleh jaman. Jaman yang bisa dibilang edan. Orang sudah mengetahui bumi ini rusak, merasakan banyak bencana, tapi mereka tidak segera mau berbuat.
Entah mengapa orang banyak tidak mau berbuat untuk keselamatan bumi ini. Kini orang-orang hanya dapat berbuat tanpa mempertanggungjawabkannya. Tinggal kitalah yang harus ingat dan sadar atas apa yang harus kita lakukan.
Segeralah lakukan penyelamatan bumi ini tanpa kata malu.
Bumi ini, punya kita…
Bumi ini, untuk kita
Tinggal kita yang menyikapinya…
Selamatkan bumi ini segera..!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar